Safura



Federer

Federer yang menang 🙂

Dulu ga pernah nonton tenis dan hanya tahu Federer dari fotonya di halaman berita olahraga di koran. Atau di majalah, iklan jam tangan. Waktu itu mikirnya, orang ini katanya juara tenis…tapi potongannya kok bukan kayak petenis ya? Wkwkkk sotoy abis. Padahal nggak ngerti dan ga pernah (tertarik) nonton tennis juga. Cuman dari tampilannya di foto, kayaknya orangnya bukan tipe sports man gitu… Misalkan dibandingkan dengan (foto) Nadal. Hihi…taunya foto doang. Don’t judge sportsmen by their photograph.

Setelah itu ternyata punya suami hobi tenis, jadinya suka ikutan nonton juga kalau ada pertandingan tennis di TV. Barulah terkaget-kaget lihat Federer main. Amazing. Hebat banget ternyata!

Selain itu orangnya tenang banget pembawaannya, ga emosian. Di saat ketinggalan skor dia tampak tenang. Saat kemenangan di depan mata juga dia tetap kelihatan tenang. Kadang kan ada yang emosian kayak misuh-misuh atau banting raket saat under pressure, tapi si kangmas ini stabil emosinya. Mature banget dan berwibawa. Haha apa coba.

Malam ini Federer menang, setelah beberapa saat sempat vakum dari tennis karena injury. Lalu dalam pidato kemenangannya dia bilang, mengingat kondisi yang mereka alami beberapa bulan sebelum ini (Nadal juga sempat cedera), dia ga nyangka kalau dua-duanya bisa bertanding sampai ke babak final Grand Slam Australian Open. Dan seandainya malam ini kalah dari Nadal pun dia ikhlas. Sayang dalam tennis ga ada hasil imbang, seandainya ada “draw”, kata Federer, dia rela membagi kemenangannya dengan Nadal.

Aih. So sweet.

Federer juga tipe family man. Sewaktu dia menang di babak perempat final, dalam post-match wawancaranya ia bercerita kalau keempat anaknya yang juga ikut ke Australia senang berada di negeri Kanguru ini. Dia bilang setiap hari mereka sibuk kesana-kesini mengunjungi ini-itu. Setiap Federer mau tanding mereka bilang, “please don’t lose, Dad.” Soalnya mereka masih pengen tinggal lebih lama disini. Hahaha. Tapi kemudian sebelum dia tanding perempat final, anak perempuannya bilang, “Now it’s okay, Dad (to lose)”. Soalnya mereka ingin pergi ke New Zealand. Bahahaha

Istrinya Federer juga sederhana banget, bukan selebritis dan penampilannya juga ga macem-macem. Sama kayak pacarnya Nadal yang cantik, kalem dan simpel. Sampai saya bilang sama suami, aku setuju Nadal sama dia. Wkwkkk, macam saya tantenya aja.

Anyway, dengan kemenangannya malam ini berarti Federer (35) sudah 18 kali jadi juara Grand Slam. Yey…selamat, om.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: