Safura


Stand Firm, Knock Drugs Out *

seandainya diantara korban wafat yang ditabrak mbak AS ada yang pejabat, atau bos besar, atau esmod ekspatriat (Amrik misalnya) (satuu saja), saya yakin ancaman pidana yang dikenakan padanya tidak hanya 6 tahun. pasti akan dicarikan pasal dengan hukuman terberat.

apa jadinya kalau yang apes itu kita? entah apes sebagai yang ditabrak, atau yang menabrak. naudzubillah… mohon lindungi kami Gusti, dari takdir buruk.
tiba-tiba saya ingat ucapan Kang Jalal, dosen kami untuk mata kuliah Psikologi Komunikasi.
dulu, waktu video bandung lautan asmara baru-baru booming, beliau menceritakan pada kami tentang kisah pelacur pada zaman nabi Isa.

warga yang marah dan mengadu pada nabi Isa, menuntut hukum rajam bagi si pelaku. akhirnya, setelah wanita tersebut dipendam hingga sebatas lehernya, nabi Isa yang lembut hati itu berkata pada semua yang hadir disana,
“bagi yang merasa dosanya paling sedikit, silahkan jadi yang pertama melempar batu.”
semua orang mendadak diam. tidak seorang pun berani melempari wanita itu dengan batu yang telah disiapkan. ucapan sang nabi membuat mereka sadar kalau semua orang adalah pendosa.

terlepas dari keyakinan bahwa setiap nabi turun sesuai jamannya, dan hukum yang berlaku pada jaman kita sampai kiamat nanti adalah yang dibawa nabi Muhammad, cerita itu melekat pada ingatan saya. menjadi alarm jika dengan atau tanpa sadar, saya menjudge orang lain seenaknya. padahal kita semua sama-sama pendosa di hadapan Tuhan.

oh mbak AS. seandainya kau mengendarai mobilmu dalam keadaan sadar, tidak sedang dalam pengaruh minuman keras dan narkoba, dan kecelakaannya murni karena kelalaian dan kebodohanmu, mungkin reaksi kami tidak sedemikian bencinya.

yang sulit kami maafkan adalah narkobamu, mbak.

kejadian ini membuat saya yang sebelumnya gerah dengan aksi anarkis ormas islam merusak pub-pub atau bar-bar sarang narkoba, menjadi maklum dan mungkin lebih tepatnya bersyukur.
kalau aparat yang bertanggung jawab memberantas sudah tidak galak, kita harus mengandalkan siapa lagi?

mirisnya, kok ya ada gitu lho, orang yang terang-terangan mendukung legalisasi ganja?? ngomongnya di media nasional, pula. di tepuk-tangani pula. huhuu…

————————————————————————————————
*judul adalah slogan pemerinah Hong Kong dalam upaya memerangi narkoba.

* http://www.youtube.com/watch?v=zXjANz9r5F0&feature=related
ini adalah video pendek tentang bahaya alkohol (drug) yang dibuat oleh pemerintah Australia. isinya tidak melarang, memang. sebatas himbauan untuk membatasi penggunaan. tapi informasinya bagus dan jadi tau, kenapa kita dilarang minum alkohol.


ilmu abai

sudah lama saya merasa kalau “fokus” terlalu licin buat saya. selalu kesana-kemari, susah dipegang seperti belut.
dulu dosen saya, yang juga merupakan salah satu dosen favorit kami–kang Jalal kami biasa memanggil beliau–meminta maaf kalau apa yang dia terangkan sering lompat kesana-kemari, tidak berurutan. begitulah, kata beliau dengan nada bercanda, tanda-tanda orang pintar. pikirannya berlompatan, dan seringkali lebih cepat dari kecepatan mulutnya berbicara.

ih, Kang Jalal…..aku banget dong?? :) ))
walau saya juga ingin tergolong jadi orang pintar seperti Kang Jalal, tapi dengan rasa rela saya harus mengakui kalau lompatan pikiran yang diciri-cirikan beliau dengan yang saya alami ini berbeda jenisnya. bukan karena pintar. hehe… yang ini karena lack of focus

dari dulu saya ingin belajar fokus. susah sekali pikiran saya ini diajak fokus pada satu hal untuk waktu yang lama.
pernah, setelah melewati masa pemikiran yang panjang, yang itu pun sering tidak fokus, akhirnya saya sampai pada kesimpulan: kalau saya tidak bisa fokus, mungkin saya harus belajar mengabaikan.

alih-alih konsentrasi saya terpusat pada “harus fokus”, saya harus membiarkan pikiran saya mengabaikan hal-hal yang kurang penting. dengan begitu, mudah-mudahan saya tak sering-sering kepeleset saat harus fokus.

kenyataannya, ini hanya usaha untuk menggeser sudut pandang saja. ujung-ujungnya ya tetap harus stay focus juga.


Tahun Baru Cina

Hari ini masyarakat Tionghoa merayakan tahun baru mereka. Tahun baru 2563. Waw….udah tua banget ya peradabannya. Dengan Masehi beda 5 abad. Dengan Hijriyah beda 1 millenium. Dan orang-orang Tionghoa menyambut tahun baru mereka dengan sangat suka cita.

Kemarin, saat tahun baru Masehi 1 Januari kami sempat pergi ke tepi pantai Tsim Sha Tsui untuk menonton kembang api. Kami terkesan dengan kembang api saat perayaan Dirgahayu mereka pada bulan Oktober 2011 lalu. Baguuss banget. Dan lama. Sampe leher pegel-pegel kelamaan lihat langit.

Kami berpikir, wah dirgahayunya aja begini, pas tahun baru ntar pasti lebih rame nih!

Gak taunya kami kecele. Kembang apinya mengecewakan, jauh dari khayalan dua anak kampung ini. Cuma dar-der-dor bentar, terus udah. Capee deeeeh… Udah bela-belain gak tidur, kelayapan tengah malam, dan desek-desekan sama ribuan orang, gak taunya kembang apinya cuma bentaran doang. Hihihi….rasain deh.

Naah…ternyata saudara-saudara, warga Hong Kong memang tidak terlalu menganggap spesial tahun baru Masehi. Yang mereka gadang-gadang itu justru tahun baru Cina (hellooo….yaeyalah yaa…memangnya kamu sekarang ada dimana?) hihi…maklum kebiasaan masyarakat kita yang menypesialkan tahun baru Masehi. Hm, meskipun sebenernya waktu di Indonesia saya juga jarang sih..ikut-ikutan merayakan tahun baru.

Anyway, asyarakat Hong Kong menyambut tahun baru Cina dengan meriah sekali! Banyak even digelar oleh departemen pariwisata. Semarak lah pokoknya. Dari teater, well-wishing festival, lantern faestival, parade mobil hias, sampai pesta kembang api. Kabarnya untuk pesta kembang api, mereka akan menyulut kembang api di atas langit Victoria Harbour selama kurang lebih 20 menitan! Mmaak…….ini mah lama banget, dibanding tahun baru Masehi yang paling lama cuma 5 menit.

Kalau kita lihat di pasar, waw…..ruame banget! Waktu kami belanja kemarin siang, kayaknya orang Yuen Long pada keluar semua. Banyak yang beli bunga, buah-buahan, daging babi, daging sapi, bebek, ayam, ikan, macem-macem. Sampe sesak. Mau jalan aja ngantri.

Penjual pun pada panen. Ikan-ikanan mewah pada dipajang. Udang-udangan yang besarnya hampir seperti lobster digelar. Kami? Beli dong…….
ikan tongkolnya. Hehe…

Beberapa lapak juga mulai tutup. Toko Indonesia langganan saya yang letaknya di lorong sebuah plaza kecil juga tutup. Baru buka tanggal 27. Wih…sambutan yang gegap gempita ya.

Belum lagi jalan-jalan yang sudah dihias semenjak dua mingguan yang lalu. Jembatan-jembatan penyeberangan juga dipasangi spanduk-spanduk dan hiasan tahun baru. Mal-mal apalagi. Bahkan tetangga sebelah kami yang gak pernah keliatan pun, tadi sedang sibuk ngelapin pager-pager besinya supaya kinclong. (di HK kami memang gak kenal tetangga kanan-kiri. Orang-orang menutup pintunya rapat-rapat untuk orang selain keluarga mereka)

Boleh lah…semangat tahun barunya itu kita contoh. Mereka memang menghargai budaya mereka. Meskipun sudah terkena imbas westernisasi, tapi kayaknya mereka masih sangat menghormati leluhur mereka. Menghormati sejarah..
Kalau kita bandingkan dengan Indonesia, yang sebagian besar masyarakatnya umat Muslim, kok kayaknya tahun baru Hijriah sepi-sepi aja ya…


Dim Sum Halal di HK (bag 2)


Ini beberapa menu yang biasanya kami makan di Kantin Halal Masjid Wan Chai.
Recommended.
Glek… Ngebayanginnya aja udah bikin ngiler…

Steamed Tofu with Shrimp. Harga: HKD 12 saja untuk 4 buah.

Tahu sutra yang dikukus bareng sama udang. Uenak bangett. Lembut dan gurih.
Kalo di komik-komik Jepang yang ceritanya tentang lomba masak, mungkin kokinya udah teriak, “Aww…rasanya seperti musim semii!!”

Steamed Siumai with Chicken. Harga HKD 10 untuk 4 buah

Aduw…yang ini jangan ditanya deh… Bisa nambah-nambah (kalau yangmau nambah..) Biasanya kalau masih ada stoknya (mengingat menu ini laku banget), kami juga membeli seporsi untuk dibawa pulang. Diangetin di magic jar buat besok paginya juga masih enak lho…

Steamed Beef Balls, Harga: HKD 10

Yang ini kayak bakso. Hehe..yaiyalah…judulnya aja beef balls. Tapi lembut deh. Dan insya Allah tanpa formalin :)

Steam Shrimp Dumplings, HKD 12 untuk 3 buah.

Nyamm. Ini pun tak kalah enak. Udangnya berasa banget (agak banyakan dibanding shrimp tofu). Makanya harganya juga agak mahal dua dolar :)
Menu ini juga favoritnya para pengunjung. Jadi kalau si koki udah ngisi lagi (biasanya kalo dim sum sudah tinggal sedikit, koki akan mengisi lagi dengan dim sum yang baru matang), siap-siap memburu ya. Karena bakalan cepet habis lagi!

Deep Fried Spring Roll with Chicken and Vegetables, HKD 8


Naah….kalo goreng-gorengan begini hobinya suami saya. Spring roll di Kantin  Wanchai renyah dan sedap. Apalagi kalo dicocol sama sambel cabe khas mereka yang cukup galak juga di tenggorokan.
Spring rolls di kantin ini banyak macemnya, tergantung mau yang isinya apa.

Ini dia sambelnya….

Buat penggemar sambel, jangan remehkan yang sedikit ini ya. Nyocolnya jangan langsung banyak-banyak. Bisa keselek lho ntar saking pedesnya. Dikit aja udah nendang banget… Itu kata suami saya yang seneng pedes. Kalo saya beraninya cuma nyocol mayones. Di Kantin ini banyak pilihan sambel kok.. Ada sambel cabe, mayones, saus kedele, dan saus2an ala Cina yang saya juga gak tau itu bahannya dari apa.

Hm, tapi ada juga ding yang ga rekomended. Kami nyobain karena waktu itu dim sum nya pada habis, akhirnya kami coba yang ini.
Steamed Siumai with Lotus Root and Shrimp, HKD 12

Harusnya udah tau dari judulnya ya, akar-akaran :( rasanya agak aneh. Ngeres.
Kalo kesana pas kebetulan dimsum tinggal dikit dan adanya cuma ini, jangan nekat diambil ya. Tunggu aja beberapa menit, sang koki pasti bawa lagi stok lain yang masih baru.

Dari tadi dimsum mulu…Gak ada menu lain kah? Oh, banyak…ada di daftar ini…

Dari sayuran, ikan, ayam, sapi, sup, goreng-gorengan, tumis-tumisan, lengkap. Kami pernah mencoba nasi goreng salmon dan sangat puas dengan rasanya. Harganya juga ga mahal lho. Kalo ga salah cuma HKD 30 dan itu porsinya banyak. Cukup buat dua orang yang kelaparan. Hehe…
Kami juga pernah iseng-iseng coba yang judulnya: Stir Fried Sliced Beef and Green and Red Pepper with XO Sauce. Kalo liat dari fotonya kayaknya enak. Apalagi judulnya panjang dan ada XO nya, kayaknya keren :p Meskipun kami juga gak paham XO sauce itu apa  (di wikipedia:  a spicy seafood sauce used in Chinese cuisines especially in southern China such as Guangdong province and Hong Kong).
Tapi enak juga. Kata koki Manga, kayak musim panas :D Lumayan hot. (sst…soalnya orang Hong Kong ga suka pedes. Jadi kalo mereka bilang pedes, jangan terlalu percaya ya! Saus sambel ABC aja buat mereka udah pueedess bangett. Beda sama orang Cina daratan. Kalo mereka bilang pedes, berarti beneran).

Waktu kesana sama ibu-ibu KJRI saya pernah nyobain sup nya. Eh, enakk juga. Seger, gurih, hangat di perut, dan bikin pengen nambah terus.
Oh iya, ini porsi supnya banyak lho ya. Jadi kalo kita kesana cuma berdua, saran saya jangan pesen menu ini. Kecuali usus kita sangat panjang. Hehe… Karena kalau cuma dihabiskan berdua, insya Allah kita sudah cukup kenyang dan kembung tanpa perlu memesan menu lainnya.

Dan…ada satu menu yang iseng kami pilih dan akhirnya jadi agak-agak ketagihan karena enaknya. Yaitu: Deep Fried Crispy Tofu with Spicy Salt. Sampe-sampe saya penasaran dan bikin sendiri di rumah dengan versi saya (alasan sebenarnya sih karena harga yang di kantin cukup mahal untuk ukuran bahan-bahan yang bisa kita dapatkan dengan murah di pasar)
Ini dia penampakannya…


Rasanya memang sesuai judulnya. Renyah, gurih, dan lumayan spicy. Kalo yang saya bikin, yah mendekati lah…seladanya doang. Hehe…

Eniwei, pengunjung kantin ini juga beragam. Ada orang-orang kita,

Tuan tanah,

ibu-ibu pengajian Cina,

bahkan bule pun ada. .

Apalagi ya…
Paling menu-menu itu saja yang pernah kami coba dan masih pengen kami coba lagi. Kalau kesana lagi…

Oh iya. Di kantin ini ada jam-jamnya untuk Last Order ya. Jangan sampai kita kesana di jam yang salah, karena gak bakal dimasakin apapun juga.

Untuk Breakfast and Lunch, 10 am – 3 pm
Untuk  Dinner, 6 pm – 9 pm
Kalo sore ada afternoon tea, 3 pm – 6 pm (tapi kita ga bisa pesen makanan)

Sedikit melenceng dari dim sum, sebenernya di Hong Kong juga banyak bakery. Orang HK penggemar yang manis-manis. Mungkin itu alasannya kenapa banyak bakery yang juga jual aneka macam cake dengan penampakan yang menggoda air liur. Dan kalo dibandingkan sama Jakarta, harganya juga murahhh cyinn….

Perbandingannya seberapa? Hampir tiga kali lipatnya. Seingat saya, satu slice cheese cake yang dipajang-pajang di etalase Secret Recipes itu harganya sekitar 25 ribuan. Di HK, cheese cake di home made bakery harganya cuma sekitar 8 dolaran. Kalo selain cheesecake, macem black forest atau cake coklat, moka, kopi, tiramisu,dsb yang bentuknya menggoda itu, harga satu slice nya cuma 4 dolaran (ke atas). Kalo di Indo mungkin 10 ribuan ya…?
Satu full cake kecil yang di Indomaret kalo gak salah saya pernah liat harganya sekitar 130 ribuan (itu di Indomaret ya…saya ga tau kalo di Harvest atau Secret Recipe berapa), di HK,  sekitar 70 dolar sudah dapat black forest, atau tart yang modelnya angry birds.
Roti bun kalo di Indo 8ribuan, disini cuma 3 dolaran.
Di sekitar tempat tinggal kami, ada 3 toko roti yang terdekat, dan berdekatan. Kalo males bikin sarapan, tinggal masuk toko roti, pilih  roti yang aman dari dagging-dagingan.

Tapi yang bikin sedih, semenjak saya baca artikel tentang kandungan makanan yang dicurigai haram, dan sebagiannya terdapat pada produk olahan roti (silahkan baca di sini dan sini), saya jadi pikir-pikir lagi kalau mau beli roti disini.  
Kalau home-made bakery kan tidak bisa kita lihat ingredients nya ya.. Kecuali nekat nanya sama penjualnya yang rata-rata galak itu.. 

Mudah-mudahan aja ada pengusaha muslim HK yang segera membangun bakery halal disini. Aamiin…
Dan mudah-mudahan bakery di Indo tetap mahal, jadi kalo besok-besok saya punya bakery yang murah (dan enak) (aamiin..), bakery saya jadi yang paling laku. Huahaha…


Dim Sum Halal di HK (bag 1)

Ternyata bertebarannya tempat makan di sekitar kita tanpa perlu khawatir tentang halal tidaknya makanan tersebut adalah suatu nikmat yang sangat besar. Kami baru merasakannya di HK.

Di sini bisa dibilang cukup sulit mencari makanan halal. Rata-rata orang HK memang gemar daging binatang yang diharamkan oleh agama saya (kita sebut saja BB ya). Bukan hanya gemar, mungkin sudah ibarat makan tahu tempe kalo buat kita orang Jawa.

Di semua tempat makan hampir selalu ada kandungan daging BB nya. Mungkin hanya ada dua jenis restoran yang tidak mengandung daging BB, restoran halal, dan restoran vegetarian.

Di masa-masa awal kedatangan kami di negara ini, biar aman kami mencari franchise-franchise yang sudah terkenal di Indonesia, seperti KFC atau Mc D (goodbye boikot Israel…) Saya pernah membaca penjelasan dari seorang ustadz, kalau kita berada di negara agama-agama samawi seperti Nasrani atau Yahudi, kita diperbolehkan memakan daging sembelihan mereka (selama bukan daging hewan yang dilarang).

Tapi belakangan, setelah melihat banyaknya restoran yang memajang bebek dan ayam-ayamnya dalam posisi digantung, kami jadi ngeri mau makan ayam kalau tidak beli sendiri di tukang  jagal halal. Masalahnya, si bebek dan si ayam sepertinya bukan tewas karena disembelih. Kami melihat leher mereka tidak terpotong, melainkan terdapat bekas lubang di tengahnya. Entah dengan cara bagaimana mereka dibunuh.. (kok jadi kayak berita kriminal ya). Jadi sekarang kalaupun terpaksa membeli di McD atau KFC, kami hanya membeli kentang gorengnya saja. Atau nasinya saja (di KFC, semua menu nasi ada topping nya, nasi favorit kami yang toppingnya mushroom)

Dan…meski di Indonesia identik dengan ayam, McD atau KFC disini lebih bervariasi mengikuti selera lokal. Betul, mereka pun menaruh BB dalam daftar menunya. Bahkan di Pizza Hut pun, dari 10 menu yang tersedia hampir semua mengandung BB, kecuali satu: pizza yang isinya sayuran semua alias khusus vegetarian :) ))

Karena BB sudah merupakan makanan pokok, that’s why mereka kadang menyimpan keheranan pada orang muslim yang tidak makan BB. Pernah ada orang HK bertanya pada saya,

“Kamu orang Isilama (Islam maksudnya, kadang-kadang mereka kesulitan mengakhiri kata dengan konsonan) nggak makan BB ya? Terus makan apa?”
Raut mukanya bener-bener heran seolah-olah di dunia ini makanan memang cuma BB saja. Saat itu saya jawab kalau masih bisa makan daging lain; ayam, sapi, ikan. Dia tetap heran. Katanya daging babi enak.

Kata seorang sahabat saya, Nita, kalo gitu cari aja BB yang sudah disunat. Hehehehe…..

Oleh daripada karena sebab itulah, maka jika hari Minggu tiba, tempat favorit suami dan saya adalah Masjid Wanchai yang punya nama lengkap Osman Ramju Sadick Islamic Centre, Hong Kong.

Di lantai 5 masjid ini, terdapat kantin halal. Bentuknya China Cuisine, tapi dijamin free-BB, dan insya Allah semua menunya halal. Harganya pun pas di kantong. Apalagi kalau makannya rame-rame, lebih enteng lagi di kantong karena bisa patungan :)  Menu paling favorit para pengunjung adalah dim sum. Dan kayaknya untuk di Hong Kong, memang cuma disini bisa makan dim sum tanpa kawatir ada campuran BB nya.

Buat temen-temen yang berencana ke HK, mudah-mudahan bisa menyempatkan mampir ke kantin ini dan nyobain sendiri kelezatannya ya! ;)

PS:
Selain Kantin halal Masjid Wan Chai, cukup banyak juga kok toko atau warung Indonesia yang menyediakan makanan halal, asalkan kita berada di tempat yang tepat (banyak komunitas warga kita), seperti Causeway Bay, Tsuen Wan, atau Yuen Long. Salah satu warung yang terkenal adalah Warung Chandra–hampir di semua wilayah yang ada Indo-nya, warung ini eksis.

Di warung-warung Indo tersebut kita bisa menikmati soto, lodeh, tempe penyet, pecel, sampai urap-urap dan ikan asin disambelin pun ada. Lumayan sering saya beli nasi bungkusan di warung-warung ini, apalagi kalau malas masak atau sedang hemart. Murah meriah dan pas di lidah. Nasbung seharga 15 dolaran.
Bagaimana dengan kehalalannya? Mereka sih meng-klaim makanannya halal. Tapi semenjak lihat bebek dan ayam “gantung” tadi, saya gak yakin juga sama menu yang berbau-bau daging.

Kalau di daerah lain yang minim orang Indo, Tsim Sha Tsui misalnya (meskipun ada masjid juga disitu dan cukup ramai dikunjungi WNI), tempat makan halal yang banyak kita jumpai adalah restoran India atau Pakistan.

Sekian info halal dari saya. Semoga bermanfaat :) ))


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.